Antara Newbie Dan Jalinan Pertemanan Dalam Dunia Maya
Istilah "Newbie" atau "New B" sudah tidak asing lagi dalam telinga kita. Istilah tersebut merupakan istilah slengean untuk menunjuk pada seseorang yang benar-benar baru nyemplung dalam aktivitas dunia maya, baik itu sebagai blogger maupun bagi sebagai orang yang baru membuat akun di situs jejaring sosial (social networking) seperti Facebook, Friendster, Twitter, dll.
Namun belakangan istilah tersebut menjadi kabur, tidak jelas, dan cukup membingungkan setelah bermunculan orang-orang "rendah hati" (maaf: mungkin juga rendah diri) yang selalu mengaku sebagai newbie jika ingin terkabulkan permintaannya. Dalam dunia blogger biasanya mengaku newbie jika ingin tukeran link (hehe... sorry bro), dan dalam dunia jejaring sosial mengaku newbie jika ingin permintaan pertemanannya dikonfirmasi.
Saya kadang heran, banyak sobat blogger yang mengaku newbie di kotak komentar atau di email facebook, tapi setelah dicek malah newbie-an saya. Jika yang sudah lama saja bisa mengaku newbie, lantas bagaimana dengan mereka yang benar-benar baru dalam dunia maya? Kerendahhatian memang diperlukan tapi tidak lantas harus menjadi rendah diri, apalagi "kerendahhatian" ini ditujukan hanya untuk maksud-maksud tertentu yang sebenarnya sangat sepele.
Newbie atau bukan bukanlah masalah dalam menjalin pertemanan, baik di dunia maya maupun dunia nyata. Pertemanan biasanya akan terjalin dengan sendirinya jika ada take and give dan keterbukaan antarkeduanya. Tanpa itu pertemanan menjadi tidak berarti dan hanya memenuhi ruang maya dalam pikiran kita.
Jadi, mengapa harus mengaku newbie jika bukan benar-benar newbie? Orang akan lebih menghargai kejujuran daripada "kerendahatian" semu yang bermuatan pengharapan akan sesuatu.
Wallahu a'lam...
Namun belakangan istilah tersebut menjadi kabur, tidak jelas, dan cukup membingungkan setelah bermunculan orang-orang "rendah hati" (maaf: mungkin juga rendah diri) yang selalu mengaku sebagai newbie jika ingin terkabulkan permintaannya. Dalam dunia blogger biasanya mengaku newbie jika ingin tukeran link (hehe... sorry bro), dan dalam dunia jejaring sosial mengaku newbie jika ingin permintaan pertemanannya dikonfirmasi.
Saya kadang heran, banyak sobat blogger yang mengaku newbie di kotak komentar atau di email facebook, tapi setelah dicek malah newbie-an saya. Jika yang sudah lama saja bisa mengaku newbie, lantas bagaimana dengan mereka yang benar-benar baru dalam dunia maya? Kerendahhatian memang diperlukan tapi tidak lantas harus menjadi rendah diri, apalagi "kerendahhatian" ini ditujukan hanya untuk maksud-maksud tertentu yang sebenarnya sangat sepele.
Newbie atau bukan bukanlah masalah dalam menjalin pertemanan, baik di dunia maya maupun dunia nyata. Pertemanan biasanya akan terjalin dengan sendirinya jika ada take and give dan keterbukaan antarkeduanya. Tanpa itu pertemanan menjadi tidak berarti dan hanya memenuhi ruang maya dalam pikiran kita.
Jadi, mengapa harus mengaku newbie jika bukan benar-benar newbie? Orang akan lebih menghargai kejujuran daripada "kerendahatian" semu yang bermuatan pengharapan akan sesuatu.
Wallahu a'lam...